658 PELAJAR SMKN 1 CIREBON IKUTI UNBK TAHUN PELAJARAN 2016-2017

658 PELAJAR SMKN 1 CIREBON IKUTI UNBK TAHUN PELAJARAN 2016-2017

Sebanyak 658 siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kota Cirebon mengikuti Ujian Nasional Berbasi Komputer (UNBK) secara serentak, Senin (3/4). Berdasarkan pantaun, terlihat pelaksanaan UNBK yang diadakan menggunakan 9 ruang, dan masing-masing ruangan diisi oleh 27 s.d 29 orang siswa yang mengikuti UNBK, dan setiap ruang atau kelas satu mata pelajaran.

Selain itu, UNBK yang diadakan untuk soal ujian yang dibuat acak, sehingga para siswa tidak dapat melihat hasil jawaban temannya, karena soal masing-masing siswa mendapatkan tugas berbeda.

Kepala Sekolah SMKN 1 Cirebon, Drs. A. Hendi Suhendi, M.Pd mengatakan bahwa pelaksanaan UNBK ini tertutup kemungkinan antara satu siswa dengan siswa lain saling menyontek. Pasalnya, tidak ada kesamaan soal ujian terhadap siswa yang bersebelahan duduk.

Selain soal, peluang menyontek juga tertutup dengan dilakukan pengawasan secara silang, dimana di pengawas telah sediakan dari SMKN 2, SMK Rise dan SMK Istoqomah. Untuk siswa yang mengikuti UNBK di sekolah ini ada 5 sekolah yang mengikuti ujian antara lain SMK Rise ada 6 orang siswa, SMK Pakungwati 1 orang siswa, SMK Akindo 4 Orang siswa, SMK Istiqomah 11 orang siswa serta SMK N 1 Cirebon sendiri 658, sehingga ada tiga sesi jadwal ujiannya.

Drs. A. Hendi Suhendi, M.Pd mengatakan, selama UNBK pun siswa tak diperbolehkan membawa gadget (HP), dan untuk pengawas yang diberikan di tiap kelas ada satu pengawas dari luar sekolah dan satu proktor server dari SMKN 1, serta satu teknisi yang ada dilokasi, guna mengantisifasi kendala selama proses ujian. “Apabila salah satu siswa berhalangan atau tidak dapat mengikuti UNBK ini, siswa akan mengikuti ujian susula”. Untuk Sesi pertama sampai sesi ketiga semua siswa berkesempatan mengikuti ujian. Selain itu pelaksanaan juga tergolong lancar dengan ditunjang oleh faktor ekstral yang mendukung. Saya berharap kepada anak-anak didik saya bisa menjawab semuanya agar bisa mencapai nilai yang bagus, dan untuk mencerminkan mutu pendidikan Kota Cirebon. Ujarnya.