Puluhan Guru SMK Ikuti Pelatihan Asessor Kompetensi

Puluhan Guru SMK Ikuti Pelatihan Asessor Kompetensi

Cirebon – Puluhan guru SMK sewilayah III Cirebon mengikuti pelatihan asoserkompetensi, disalah satu hotel di Kota Cirebon, belum lama ini. SMKN 1 Kota Cirebon pun ditunjuk sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak 1 (LSP P1).

Ketua Lembaga sertifikasi profesi (LSP) SMKN 1 Kota Cirebon, Dr. Raswa M.Pd mengatakan, kegiatan pelatihan asesor SMK untuk mendapatkan sertifikasi profesi ini sudah masuk angkatan keempat. Menurut dia, di era MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), siswa dan guru harus memiliki kompetensi.

Kegiatan tersebut meliputi bagaimana membuat assesment (penilaian) berbasis kompetensi kerja dengan acuan SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) yang berlaku di dunia industri. “Dengan kegiatan ini, guru dapat merencanakan dan mengorganisasikan assesment, mengakses kompetensi serta mengembangkannya. Dan siswa yang sudah memiliki kompetensi, peluang diserap tenaga kerja juga tinggi karena perusahaan memilih karyawan yang memiliki sertifikasi dari BNSP”, ujarnya.

Dikatakannya, pemateri dalam pelatihan tersebut ialah Rahmat Sugianto dan Suherman Ahmad dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Pusat. “Kegiatan ini bertujuan agar tamatan SMK memiliki Kompetensi teknis sesuai dengan yang dipersyaratkan dunai usaha dan industri. Setelah guru-guru mengikuti kegiatan ini, diharapkan kita juga dapat menyelenggarakan pelaksanaan sertifikasi komptensi kerja (PSKK) pada tahun 2016 untuk tamatan SMK,” harapannya.

Senada, Ketua Dewan Pengarah LSP P1, Drs. A. Hendi Suhendi, M.Pd menambahkan, LSP memiliki peran stategis dalam pengembangan anak didik khususnya siswa SMK. Sebab dengan adanya sertifikat khusus kejuruan maka siswa lebih mudah mendapat pekerjaan.

“Lembaga sertifikasi sangat dibutuhkan bagi peserta didik SMK untuk mendapatkan pekerjaan,” imbuhnya.