Tho’amul Muttaqin ROHIS SMK Negeri 1 Cirebon Meraih Prestasi Di Tingkat Provinsi Jawa Barat

Tho’amul Muttaqin ROHIS SMK Negeri 1 Cirebon Meraih Prestasi Di Tingkat Provinsi Jawa Barat

CIREBON, 21-02-2017. Alunan nyanyian bernafaskan religi yang merdu menjelang senja menyemarakkan Lomba MUSABAQOH HADROH, MARAWIS, DAN REBANA (MHMR) TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT dalam acara Gebyar Maulid Nabi (GMN) 1438 H, Forum Kajian Kitab Kuning (FK-3) IAIN SYEKH NURJATI CIREBON, Kamis (16/2/2017).

Ini merupakan ajang unjuk gigi pemuda-pemudi dalam melantunkan ayat suci Alquran dan shalawat Nabi melalui seni hadroh. Yakni kesenian Islami yang sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wasallam, yang dikisahkan pada saat Rasulullah hijrah dari makkah ke madinah, Rasulullah disambut gembira oleh orang-orang anshor dengan nyanyian atau syair yang dikenal dengan sholawat “thola’al badru’alaina” dengan diiringi tabuhan alat musik.

Makna hadroh dari segi bahasa diambil dari kalimat bahasa Arab yakni hadhoro atau yuhdhiru atau hadron atau hadhrotan yang berarti kehadiran. Namun kebanyakan hadroh diartikan sebagai irama yang dihasilkan oleh bunyi rebana.

Dari segi istilah atau definisi, hadroh menurut tasawuf adalah suatu metode yang bermanfaat untuk membuka jalan masuk ke hati, karena orang yang melakukan hadrah dengan benar terangkat kesadarannya akan kehadiran Allah dan Rasul-Nya.

Dalam kompetisi lomba MUSABAQOH HADROH,MARAWIS, DAN REBANA (MHMR) ini, ada lima puluh (50) tim peserta yang ditandingkan secara bergantian dihadapan para juri, Setelah seluruh peserta tampil, maka keluarlah tiga (3) pemenang. Mereka adalah;

Juara 1: Jam’iyah Khubbus dengan Skor 78

Juara 2: MA Senandung Cinta dengan skor 77

Juara 3: Tho’amul Muttaqin (Rohis Smk Negeri 1 Cirebon) dengan skor 75.

Acara lomba ini berlangsung lancar dan kondusif, sehingga memudahkan panitia dalam mengkoordinir kegiatan lomba hadrah,Peserta dari masing-masing tim berpenampilan seragam yang kompak dengan sentuhan satu warna yang senada menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung MHMR sore itu.

Sebelumnya, panitia MHMR menentukan para peserta tim hadroh dengan beberapa persyaratan, di antaranya peserta adalah tim hadroh putra/i atau gabungan dinamis lainnya, jumlah peserta 9 – 15 orang/grup, pendukung/supporter diperbolehkan, peserta Lomba Tingkat Umum: Juara I, II, III, masing-masing tim Hadroh membawakan 2 buah lagu, Lagu yang dibawakan: Lagu Pilihan: Ditentukan Panitia, Lagu Bebas: Ditentukan Tim Peserta.

Selain itu ada penilaian khusus yang akan dinilai pada lomba Hadroh di antaranya:penilaian terbagi menjadi 3 kategori: Vocal: Fashohah, Diafragma, Lahjah, Lirik, Performance: Adab, Harmonisasi, Choir, dan percussion: Variasi (tingkat kesulitan), Intonasi Pukulan, Timming.

“Ini adalah sebuah kebanggaan bagi SMK Negeri 1 Cirebon yang telah berprestasi dalam bidang Musabaqoh hadroh, Marawis, dan Rebana, dalam prestasi perdana yang sangat membanggakan dan patut kita syukri,dan selalu berprestasi dan berjuang di SMK Negeri 1 Cirebon ini” –ujar Fahmi Sodik (Ketua Seni Budaya Islam – ROHIS).

“Meskipun kita juara tiga tapi yang menjadi luar biasa adalah karena dari 3 juara kita satu-satunya delegasi dari sekolah,apalagi smk yang anak-anak pulangnya beda-beda,kalo yang lain dari pondok banyak persiapan. Kita bermodal sungguh-sungguh, semangat, dan tawakal serta do’a jadi bias mendapatkan apa yang kita mau” –ujar Adriyanto (Ketua ROHIS).

“Allhamdulillah bersyukur banget,tapi jangan sampai kemenangan ini membuat kita jadi sombong. Tetap tawadhu jangan sampai terbuai angin sejuk yang kita tidak tau berikutnya hujan atau panas” –ujar wikaldy (Wakil Seni Budaya Islam – ROHIS). (FZ)